prestest_vc1_3IA11_51418194_Atthallah Rafii Eka Putra
Database merupakan komponen dasar dari sebuah sistem informasi dan
pengembangan serta penggunaannya sebaiknya dipandang dari perspektif
kebutuhan organisasi yang lebih besar. Oleh karena itu siklus hidup sebuah
sistem informasi organisasi berhubungan dengan siklus hidup sistem
database yang mendukungnya.
Proses perancangan database merupakan bagian dari siklus hidup database
sebagai micro lifecycle.
Aplikasi database dalam lifecycle
Siklus kehidupan sistem informasi sering disebut macro life cycle, dimana
siklus kehidupan basis data merupakan micro life cycle.
Aktifitas-aktifitas yang berhubungan dengan database sebagai micro life cycle
dan termasuk fase-fasenya sbb :
1. Database planning
Di aktifitas ini akan disusun bagaimana langkah-langkah siklus hidup dapat
direalisasikan secara lebih efisien dan efektif.
2. System definition
Definisi ruang lingkup database (misal : para pemakai, aplikasi-aplikasinya,
dsb.)
3. Design
Pada bagian dari fase ini, perancangan sistem database secara konseptual,
logikal dan fisik dilaksanakan
4. Implementation
Pemrosesan dari penulisan definisi database secara konseptual, eksternal,
dan internal, pembuatan file-file database yang kosong, dan implementasi
aplikasi software.
5. Loading atau Data Conversion
Database ditempatkan baik secara memanggil data secara langsung ataupun
merubah file-file yang ada ke dalam format sistem database dan
memangggilnya kembali.
6. Application Conversion
Beberapa aplikasi software dari suatu sistem sebelumnya dikonversikan ke
suatu
sistem yang baru.
7. Testing dan Validation
Sistem yang baru ditest dan diuji kebenarannya.
8. Operation
Operasi-operasi pada sistem database dan aplikasi-aplikasinya.
9. Monitoring dan Maintenance
Selama fase operasi, sistem secara konstan memonitor dan memelihara
database. Pertambahan dan pengembangan data dan aplikasi-aplikasi
software dapat terjadi. Modifikasi dan pengaturan kembali database mungkin
diperlukan dari waktu ke waktu.
Sebuah sistem database merupakan komponen dasar sistem informasi
organisasi yang lebih besar. Oleh karena itu siklus hidup aplikasi database
berhubungan dengan siklus hidup sistem informasi. Siklus kehidupan sistem
informasi merupakan macro lifecycle sementara itu siklus kehidupan database
merupakan micro lifecycle.
Aktifitas-aktifitas yang berhubungan dengan database sebagai micro life cycle
dan termasuk fase-fasenya diantaranya : system definition, design, implementation, loading atau data conversion, application conversion, testing
dan validation, operation, monitoring dan maintenance.
Proses perancangan database merupakan bagian dari micro lifecycle.
Sedangkan kegiatan-kegiatan yang terdapat di dalam proses tersebut
diantaranya : pengumpulan data dan analisis, perancangan database secara
konseptual, pemilihan DBMS, perancangan database secara logika (data
model mapping), perancangan database secara fisik, dan implementasi
sistem database.
Comments
Post a Comment